TANGERANG | datanews.biz.id – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 yang akan diperingati pada 1 Juli 2026, Polres Metro Tangerang Kota menggelar Turnamen Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026 di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (17/6/2026).

 

Turnamen yang diikuti oleh 128 peserta ini menjadi ajang silaturahmi antara Polri dan berbagai elemen masyarakat, mulai dari insan media, pengemudi ojek online, unsur TNI, hingga personel Polsek jajaran.

 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana mempererat hubungan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

 

“Dengan turnamen domino ini, kita semua dapat mempererat silaturahmi. Intinya adalah kebersamaan, saling berbahagia, dan bersama-sama menjaga kamtibmas. Baik TNI, Polri, maupun mitra masyarakat, semuanya memiliki peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” ujar Jauhari.

 

Menurutnya, turnamen ini juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat melalui kegiatan yang positif dan menghibur.

 

Panitia, lanjut Kapolres, telah menyiapkan berbagai hadiah menarik bagi para pemenang. Empat peserta terbaik akan mendapatkan hadiah uang pembinaan, sementara juara pertama berhak membawa pulang satu unit sepeda motor listrik.

 

“Ada empat pemenang yang mendapatkan hadiah uang tunai. Juara pertama selain memperoleh uang pembinaan juga mendapatkan satu unit sepeda motor listrik. Selain itu, kami juga menyediakan berbagai doorprize untuk seluruh peserta,” katanya.

 

Sementara itu, Wakil Ketua Pengurus Besar Federasi Olahraga Domino Indonesia (PB Orado), yang akrab disapa John LBF, mengapresiasi langkah Polres Metro Tangerang Kota yang menghadirkan olahraga domino sebagai sarana mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

 

Menurutnya, domino saat ini telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki sistem kompetisi resmi dan prestasi nasional.

 

“Hari ini di Polres Metro Tangerang Kota diselenggarakan Turnamen Orado memperebutkan Piala Sabuk Kamtibmas Kapolres Metro Tangerang Kota. Ini menunjukkan bagaimana Polri semakin dekat dengan masyarakat melalui kegiatan yang positif,” ujarnya.

 

John menjelaskan bahwa domino kini tidak lagi sekadar permainan tradisional yang dimainkan di lingkungan perkampungan. Melalui PB Orado, domino telah bertransformasi menjadi cabang olahraga yang diproyeksikan tampil pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON).

 

“Ini bukan sekadar turnamen biasa. Sebanyak 128 peserta yang bertanding hari ini bisa menjadi batu loncatan untuk nantinya berkiprah sebagai atlet nasional olahraga domino,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, olahraga domino memiliki banyak manfaat karena mampu melatih kemampuan berhitung, strategi, konsentrasi, serta keterampilan sosial para pemain.

 

Karena itu, John mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mendukung anak-anak mereka mengenal olahraga domino sejak dini.

 

“Domino melatih kecerdasan otak, kemampuan berhitung, strategi, dan kemampuan bersosialisasi. Usia 14 tahun sudah dapat menjadi atlet domino nasional di bawah naungan Orado,” ungkapnya.

 

Sebagai informasi, olahraga domino melalui PB Orado resmi menjadi anggota Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) sejak 21 Mei 2026.

 

Melalui Turnamen Domino Sabuk Kamtibmas Kapolres Cup 2026 ini, Polres Metro Tangerang Kota berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat, sekaligus mendukung perkembangan olahraga domino sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia.(Red)