Bekasi – datanews.biz.id – Sambangi langsung, Anggota Komisi VIII DPR RI Wardatul Asriah menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional pemerintah Presiden Prabowo Subianto.

 

Menurutnya, Komisi VIII DPR RI sebagai mitra kerja Kementerian Sosial memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk melalui dukungan terhadap anggaran yang dibutuhkan untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

 

“Memang ini program strategis nasional Bapak Presiden Prabowo. Kami dari Komisi VIII yang menjadi mitra kerja Kemensos, yang merupakan leading sector dari Sekolah Rakyat ini, tentu kami sangat mendukung,” ujar Wardatul usai pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat. Senin,31/8/2026.

 

Sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Barat VII yang salah satunya meliputi Kabupaten Bekasi, Wardatul mengaku bangga melihat terwujudnya Sekolah Rakyat permanen di Kabupaten Bekasi.

 

Ia mengungkapkan, dirinya sempat melihat langsung lokasi tersebut sekitar sembilan bulan lalu ketika menghadiri kegiatan pelepasan jamaah haji. Saat itu, pembangunan Sekolah Rakyat belum dimulai.

 

“Kalau saya dari dapil VII, salah satunya Kabupaten Bekasi, saya bangga bahwa Kabupaten Bekasi hari ini salah satunya yang luar biasa bagus. Karena sembilan bulan lalu ketika saya menghadiri pelepasan haji di sini, belum apa-apa, belum dibangun,” tukasnya.

 

Dalam kesempatan acara tersebut Plt. Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan harapannya atas kehadiran Sekolah Rakyat saat sekarang ini kedepannya akan dapat membuka kesempatan pendidikan seluas-luasnya bagi anak-anak di Kabupaten Bekasi, sehingga tidak ada lagi warga yang kehilangan kesempatan bersekolah hanya karena terkendala kondisi ekonomi.

 

Harapan tersebut disampaikan Asep saat membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi di Aula Sekolah Rakyat, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat. Senin,31/08/2026.

 

Asep menegaskan, pendidikan merupakan hak setiap anak bangsa. Menurutnya, kondisi ekonomi maupun keterbatasan yang dihadapi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk memperoleh pendidikan dan meraih masa depan.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Alamsyah mengatakan, sebanyak 427 siswa akan mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Bekasi. Para peserta didik berasal dari Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi, termasuk siswa yang sebelumnya mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat rintisan.

 

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bekasi beserta seluruh jajaran dan pihak yang telah mendukung terwujudnya fasilitas tersebut.

 

Pewarta; YTM