KARAWANG || dataNews.biz.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Karawang menyatakan kesiapan penuh dalam mengawal dan mengamankan seluruh tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak berbasis sistem digital di 67 desa yang tersebar di 25 kecamatan se-Kabupaten Karawang pada 22 November 2026 mendatang.
Dukungan pengamanan penuh tersebut disampaikan langsung oleh Kapolresta Karawang, Kombes Pol. Mario Prahatinto, dalam agenda Sosialisasi Pilkades Serentak 2026 yang turut dihadiri Bupati Karawang Aep Saepuloh beserta jajaran Forkopimda dan panitia pemilihan tingkat daerah di Karawang Jawa Barat.
Penerapan sistem digital dalam Pilkades serentak kali ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, serta kemudahan pengawasan di lapangan. Mengingat tahapan pendaftaran calon kepala desa akan mulai dibuka pada 5 September 2026, Polresta Karawang telah menyiapkan pemetaan potensi kerawanan guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Jajaran kepolisian menegaskan bahwa keberhasilan pesta demokrasi di tingkat desa sangat bergantung pada soliditas kolaborasi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, panitia penyelenggara, BPD, serta peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga situasi tetap aman dan damai.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Karawang, khususnya dalam memastikan seluruh tahapan berjalan aman, tertib, transparan, dan kondusif. Sinergi lintas sektor sangat diperlukan untuk meredam potensi kerawanan sekaligus mengawal kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa,” tegas Kapolresta Karawang, Kombes Pol. Mario Prahatinto.
Sementara itu, Bupati Karawang Aep Saepuloh menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, serta netralitas dari seluruh panitia dan pihak yang terlibat agar seluruh tahapan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka kepada publik.
Melalui pengawalan ketat dari Polresta Karawang bersama unsur Tiga Pilar, pelaksanaan Pilkades digital serentak 2026 di Kabupaten Karawang diharapkan dapat menjadi percontohan pesta demokrasi tingkat desa yang jujur, adil, aman, dan menghasilkan kepemimpinan yang amanah bagi masyarakat.
Pewarta; YTM
